Saturday, December 15, 2007

Oh...Oh...Oh...

Tulisan di bawah ini, bukanlah curhatan, atau gombalan yang tak lucu sama sekali, atau juga bukan puisi. Tetapi ini adalah realita kita.


Saat hati tak mampu bergetar
Mulut tak lagi suarakan mana yang hak dan yang bathil
Mata tak lagi memandang ilalang yang hijau
Hidung tak lagi menghirup wangi cemawan.

Apalagi yang ku lakukan?
Kecuali, hanya diam dan terpaku
Menahan ketidaberdayaan
Kini jelata telah mati.

Di sini………….
Pasrah aku melihatnya
Pasrah ku hanya Pada-Nya
Bukan pada tikus-tikus itu.

Kapankah kedamaian tiba?
Dapatkah kita merasakan duka tetanggaku?
Terfikirkah di otakmu,
bagaimana jika kita sebagai mereka?
Semua adalah pesan tetangga. (M. Ridlo'i)

No comments: